Pandangan Organisasi terhadap Implementasi Kebijakan Zero ODOL

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Farco Siswanto Raharjo, S.Sos M.Msi, Dewan Pengarah Organisasi Sistim Komunikasi Pengemudi Nusantara Menyampaikan pandangan resmi terkait implementasi kebijakan Zero Over Dimension Over Load (Zero ODOL).

Farco Siswanto Raharjo, S.Sos M.Msi, Dewan Pengarah Organisasi Sistim Komunikasi Pengemudi Nusantara Menyampaikan pandangan resmi terkait implementasi kebijakan Zero Over Dimension Over Load (Zero ODOL).

 

Kebijakan Zero ODOL

SISKOMPN.COM –  Farco Siswanto Raharjo, S.Sos M.Msi, Dewan Pengarah Organisasi Sistim Komunikasi Pengemudi Nusantara Menyampaikan pandangan resmi terkait implementasi kebijakan Zero Over Dimension Over Load (Zero ODOL). Rilis ini menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk mendukung keselamatan transportasi nasional sekaligus memperkuat tata kelola logistik Indonesia.

Organisasi memahami bahwa pemerintah merancang kebijakan Zero ODOL untuk meningkatkan keselamatan jalan, melindungi infrastruktur negara, dan menciptakan sistem transportasi yang tertib. Oleh sebab itu, tujuan kebijakan tersebut sejalan dengan kepentingan jangka panjang seluruh pelaku transportasi.

Keseimbangan Keselamatan dan Kesejahteraan

Namun demikian, organisasi menilai bahwa implementasi kebijakan perlu memperhatikan kondisi sosial ekonomi pengemudi angkutan barang. Pengemudi memegang peran strategis dalam rantai distribusi nasional, sementara banyak dari mereka bergantung pada sistem penghasilan berbasis ritase.

Karena itu, kebijakan transisi harus melindungi kesejahteraan pengemudi agar perubahan sistem tidak menimbulkan tekanan ekonomi baru. Selain meningkatkan keselamatan, pemerintah juga perlu memastikan bahwa pengemudi tetap memperoleh jaminan kerja yang layak.

Tantangan Pelaku Usaha Logistik

Di sisi lain, pelaku usaha angkutan menghadapi persaingan usaha yang sangat ketat. Jika pembatasan muatan tidak diikuti reformasi biaya logistik, maka pelaku usaha kecil berisiko kehilangan daya saing.

Baca juga  Opini Pengemudi: Jam Kerja Layak Adalah Bagian dari Keselamatan Jalan

Oleh karena itu, penataan struktur biaya distribusi harus berjalan beriringan dengan kebijakan keselamatan. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah dapat menjaga stabilitas usaha sekaligus mendorong modernisasi sektor logistik.

Transparansi dan Penegakan Hukum

Selanjutnya, organisasi menekankan pentingnya penegakan hukum yang konsisten dan profesional. Kebijakan yang transparan akan memperkuat kepercayaan masyarakat transportasi terhadap pemerintah.

Sebaliknya, penyimpangan dalam pengawasan dapat merusak tujuan kebijakan. Karena itu, penguatan sistem pengawasan berbasis digital dan mekanisme pengaduan publik menjadi langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan.

Baca juga  Opini Pengemudi: Jam Kerja Layak Adalah Bagian dari Keselamatan Jalan

Kolaborasi sebagai Kunci Reformasi

Sebagai mitra strategis pemerintah, organisasi siap berkontribusi melalui dialog konstruktif dan edukasi pengemudi. Selain itu, organisasi juga mendukung perumusan kebijakan transisi yang berkeadilan melalui kerja sama lintas sektor.

Pada akhirnya, kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan akan menentukan keberhasilan reformasi transportasi. Dengan pendekatan inklusif, implementasi Zero ODOL dapat menjadi momentum perbaikan sistem logistik nasional tanpa mengabaikan kesejahteraan pelaku transportasi.

 

Penulis : Farco Siswanto Raharjo, S.Sos M.Msi,

Berita Terkait

Opini Pengemudi: Jam Kerja Layak Adalah Bagian dari Keselamatan Jalan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:36

Opini Pengemudi: Jam Kerja Layak Adalah Bagian dari Keselamatan Jalan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:32

Pandangan Organisasi terhadap Implementasi Kebijakan Zero ODOL

Berita Terbaru

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Antrean Panjang Pelabuhan Ketapang Bikin Sopir Logistik Rugi Besar

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:07

Kemacetan panjang terjadi di KM 67 Betung akibat truk patah as di jalur Palembang–Jambi. Arus balik Lebaran 2026 tersendat, sementara pengendara yang mendahului memperparah kondisi. Petugas kepolisian sigap turun tangan mengatur lalu lintas agar kembali lancar.

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Truk Patah As Picu Kemacetan di KM 67 Betung

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:06

Kemacetan panjang kendaraan logistik menuju Pelabuhan Bakauheni mencapai sekitar 2 kilometer. Ribuan truk tertahan berjam-jam, menyebabkan antrean padat dan menghambat distribusi barang serta aktivitas transportasi di jalur utama tersebut.

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Kemacetan Truk di Bakauheni Capai 2 Km

Sabtu, 28 Mar 2026 - 06:34

Penerapan one way tahap II di Tol Trans Jawa resmi dibuka untuk mengurai lonjakan arus balik Lebaran 2026. Korlantas Polri memprioritaskan kendaraan menuju Jakarta agar perjalanan lebih lancar, aman, dan terkendali di tengah meningkatnya volume lalu lintas.

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Korlantas Terapkan One Way Tahap II di Tol Trans Jawa

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:09

Ilustrasi ini menekankan pentingnya pengecekan minyak rem secara berkala untuk menjaga performa pengereman tetap optimal. Cairan rem yang berkualitas dan tidak tercampur kotoran mampu mencegah risiko rem blong saat berkendara. Pengemudi perlu memastikan kondisi minyak rem selalu dalam batas aman serta menggantinya tepat waktu demi keselamatan di jalan raya.

EDUKASI & PEMBINAAN

Perbedaan Rem DOT 3 dan DOT 4, Jangan Sampai Salah Pilih!

Jumat, 27 Mar 2026 - 22:29