Opini Pengemudi: Jam Kerja Layak Adalah Bagian dari Keselamatan Jalan

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keselamatan Tidak Hanya Soal Aturan

SISKOMPN.COM Diskusi keselamatan transportasi sering menyoroti aturan dan kewajiban pengemudi. Namun, pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa keselamatan juga bergantung pada kondisi kerja yang manusiawi. Pengemudi angkutan barang dan angkutan umum memikul tanggung jawab besar karena mereka membawa muatan bernilai tinggi sekaligus nyawa manusia.

Sebagai perwakilan pengemudi, 0 dari 1 menilai negara perlu mengakui pengemudi sebagai pekerja profesional yang berhak atas perlindungan. Oleh karena itu, pengaturan jam kerja yang jelas menjadi kebutuhan mendesak, sebab jam kerja berlebihan memicu kelelahan kronis dan langsung menurunkan keselamatan berkendara.

Baca juga  DPR RI Bahas Perlindungan Hukum dan Janjikan Program Kesejahteraan bagi Pengemudi Logistik

Tekanan Target Memicu Risiko Nyata

Di lapangan, perusahaan sering menetapkan target pengiriman dan waktu tempuh yang sangat ketat. Akibatnya, sebagian pengemudi tetap mengemudi meskipun kondisi fisik sudah menurun. Kelelahan memang tidak selalu terlihat, namun dampaknya bisa mematikan dalam hitungan detik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika negara ingin menekan angka kecelakaan, maka regulator harus menempatkan pengaturan jam kerja sebagai strategi utama keselamatan nasional. Selain itu, pengemudi yang cukup istirahat menjaga konsentrasi lebih baik, bereaksi lebih cepat, dan mengambil keputusan lebih stabil. Dengan demikian, kebijakan jam kerja melindungi pekerja sekaligus menjaga keselamatan publik.

Baca juga  Polsek Way Pengubuan Pasang Banner Antipungli di Perbatasan Lampung Utara

Keseimbangan Hak dan Tanggung Jawab

Agung Kurniawan FLKPI Perwakilan Pengemudi Angkutan Barang dan Umum

Pengemudi tidak menolak aturan. Kami memahami tanggung jawab profesional di jalan raya. Namun demikian, negara harus menyeimbangkan tuntutan disiplin dengan perlindungan kerja, jaminan sosial, dan kepastian hukum.

Kebijakan yang hanya menekankan sanksi menciptakan tekanan baru tanpa memperbaiki sistem kerja. Sebaliknya, pengemudi membutuhkan ekosistem sehat: perusahaan patuh aturan, regulasi jelas, dan pengawasan adil. Ketika sistem berjalan sehat, keselamatan tumbuh secara alami.

Baca juga  Kementerian Perhubungan Gelar Diklat TOT Pengemudi Angkutan Barang Umum Dukung Program Zero ODOL

Manusia Adalah Inti Sistem Transportasi

Keselamatan Transportasi nasional bergantung pada manusia yang setiap hari duduk di balik kemudi. Karena itu, pengemudi bukan mesin yang bisa bekerja tanpa batas. Ketika pengemudi menjaga kesehatan fisik dan mental, rantai logistik bergerak lebih aman dan stabil.

Pada akhirnya, keselamatan jalan dimulai dari penghargaan terhadap manusia di balik sistem transportasi. Jam kerja layak, perlindungan jelas, dan penghormatan terhadap profesi pengemudi membangun fondasi transportasi Indonesia yang beradab dan berkelanjutan.

Penulis : Agung Kurniawan

Berita Terkait

Pandangan Organisasi terhadap Implementasi Kebijakan Zero ODOL

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:36

Opini Pengemudi: Jam Kerja Layak Adalah Bagian dari Keselamatan Jalan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:32

Pandangan Organisasi terhadap Implementasi Kebijakan Zero ODOL

Berita Terbaru

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Pengaturan Lalu Lintas Cikiwul Bantar Gebang Menjelang Lebaran

Jumat, 13 Mar 2026 - 14:36

Pelabuhan Merak Banten

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Pengaturan Pelabuhan Mudik Lebaran 2026 di Merak, Ciwandan dan BBJ Bojonegara

Kamis, 12 Mar 2026 - 22:42

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Kecelakaan Beruntun di Tol JORR KM 30.800 Libatkan Tujuh Kendaraan

Rabu, 11 Mar 2026 - 20:26

INFO CUACA & KEBENCANAAN

Banjir Jatiuwung Tangerang Masih Menggenang, Warga Diminta Waspada

Selasa, 10 Mar 2026 - 11:03

INFO CUACA & KEBENCANAAN

Hujan Deras Picu Banjir di Jatiuwung Tangerang, Arus Lalu Lintas Macet Total

Senin, 9 Mar 2026 - 23:35