Antrian Panjang Terjadi Akibat Jalan Rusak di Ruas Nanga Tayap–Sungai Kelik

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SISKOMPN.COM | KETAPANG — Pada Rabu, 7 Januari 2026, kendaraan mengantre selama beberapa hari di ruas penghubung Nanga Tayap menuju Sungai Kelik, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Kerusakan parah pada badan jalan menghambat arus lalu lintas dan memperlambat pergerakan kendaraan.

Antrian panjang tersebut berdampak langsung pada aktivitas pengemudi, terutama angkutan barang dan truk bermuatan berat. Para pengemudi harus menunggu lama karena kendaraan hanya bisa melintas secara bergantian di titik jalan rusak.

Masyarakat Dorong Pemerintah Perhatikan Jalur Utama

Menanggapi kondisi tersebut, Organisasi Sistim Komunikasi Pengemudi Nusantara (SISKOM-PN) mendorong pemerintah daerah agar segera memberi perhatian pada jalur utama tersebut. Organisasi menilai ruas ini memiliki peran penting bagi mobilitas dan distribusi logistik.

SISKOM-PN menilai pendekatan persuasif dan koordinatif dapat mempercepat penanganan infrastruktur jalan. Melalui sinergi yang baik, pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah perbaikan demi kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.

Imbauan Teknis Keselamatan bagi Pengemudi Truk

Dalam kondisi jalan yang belum normal, SISKOM-PN mengingatkan pengemudi truk agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut. Kerusakan badan jalan berpotensi memengaruhi kestabilan kendaraan, terutama saat membawa muatan berat.

Baca juga  Jalur Maredan–Simpang Beringin Rusak Parah, Pengemudi Truk Diminta Waspada

Pengemudi perlu memeriksa sistem pengereman, tekanan angin ban, serta kondisi kemudi sebelum melanjutkan perjalanan. Selain itu, pengemudi disarankan menjaga jarak aman dan menghindari pengereman mendadak di area jalan rusak.

SISKOM-PN juga mengarahkan pengemudi untuk menggunakan gigi rendah saat melintasi titik antrian dan jalur menurun. Cara ini membantu menjaga kontrol kendaraan sekaligus mengurangi beban kerja sistem rem.

Baca juga  SISKOM-PN Banyuwangi Evaluasi Kinerja dan Rancang Program Strategis 2024

Dalam lalu lintas padat, pengemudi sebaiknya beristirahat secara berkala untuk menjaga fokus dan stamina. Dengan langkah tersebut, pengemudi dapat melindungi keselamatan diri, muatan, dan pengguna jalan lainnya.

Pengurus SISKOM-PN Provinsi Kalimantan Barat, Heru Karyawantoro (PI-C20BAB), menyampaikan informasi kondisi lapangan tersebut. Ia berharap koordinasi dengan pemerintah daerah segera menghasilkan solusi nyata bagi seluruh pengguna jalan.

Berita Terkait

SISKOM-PN Turun ke Jalan Bantu Pengaturan Lalu Lintas NATARU 2026 di Perbatasan Siantar–Simalungun
Pengurus SISKOMP-PN Siak Dampingi Penanganan Kecelakaan Tunggal Armada Muatan Air Bersih di Sungai Apit
Pipa Gas Bocor di Indragiri Hilir, Picu Kepanikan Warga Sekitar
Jelang Tahun Baru, Kecelakaan Maut Terjadi di Tanjakan Tarahan Lampung Selatan
SISKOMP-PN Siak Gelar Patroli NATARU 2025, Sigap Bantu Pengendara di Jalur Tualang
Apel Siaga Pos Lantas Klodran, Polisi dan Lintas Instansi Perkuat Pengamanan Nataru 2025–2026
Bupati Muba dan Gubernur Sumsel Tinjau Jalan Sekayu–Lubuklinggau, Perbaikan Dijadwalkan Awal 2026
JLS Salatiga Kembali Makan Korban, Truk 30 Ton Alami Rem Blong

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:31

Antrian Panjang Terjadi Akibat Jalan Rusak di Ruas Nanga Tayap–Sungai Kelik

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:23

SISKOM-PN Turun ke Jalan Bantu Pengaturan Lalu Lintas NATARU 2026 di Perbatasan Siantar–Simalungun

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:40

Pengurus SISKOMP-PN Siak Dampingi Penanganan Kecelakaan Tunggal Armada Muatan Air Bersih di Sungai Apit

Rabu, 31 Desember 2025 - 23:35

Jelang Tahun Baru, Kecelakaan Maut Terjadi di Tanjakan Tarahan Lampung Selatan

Rabu, 31 Desember 2025 - 13:49

SISKOMP-PN Siak Gelar Patroli NATARU 2025, Sigap Bantu Pengendara di Jalur Tualang

Berita Terbaru