Antrean Panjang Pelabuhan Ketapang Bikin Sopir Logistik Rugi Besar

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SISKOMPN.COM, BANYUWANGI – 31 Maret 2026, Masalah antrean panjang Pelabuhan Ketapang kembali memicu sorotan tajam. Sopir logistik yang rutin melintasi jalur penyeberangan tersebut merasa situasi ini sangat merugikan.

Kemacetan parah di lintasan Ketapang-Gilimanuk membuat biaya operasional kendaraan membengkak drastis. Mesin truk harus terus menyala selama antre berjam-jam sehingga menguras bahan bakar secara percuma.

Ketua Asosiasi Sopir Logistik Indonesia, Selamet Barokah, secara terbuka menyatakan keluhannya. Ia menyebut antrean panjang Pelabuhan Ketapang ini sangat menghambat pergerakan barang menuju Pulau Bali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampak Buruk Antrean Panjang Pelabuhan Ketapang

Keterlambatan distribusi akibat kemacetan horor ini tidak hanya merugikan para pengemudi truk. Masyarakat luas juga terancam merasakan dampaknya berupa kenaikan harga berbagai macam kebutuhan pokok.

Baca juga  Pengaturan Lalu Lintas Cikiwul Bantar Gebang Menjelang Lebaran

Selain itu, para sopir logistik selalu menghadapi ancaman klaim ganti rugi. Mereka menanggung risiko besar jika barang rusak akibat terlalu lama mengalami kemacetan di jalan.

Sorotan kritis terhadap antrean panjang Pelabuhan Ketapang juga datang dari pihak operator. Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan turut memberikan evaluasi yang tegas.

Kurangnya Fasilitas Dermaga Jadi Akar Masalah

Ketua Umum GAPASDAP, Khoiri Soetomo, menjelaskan secara rinci akar permasalahan utamanya. Keterbatasan fasilitas dermaga sandar pelabuhan memicu kepadatan, bukan karena kurangnya jumlah kapal operasional penyeberangan.

Baca juga  Forkopimda, GAPIBER, Lintas komunitas Bersinergi Atasi Antrean Penyeberangan

Saat ini terdapat sekitar 56 kapal di lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Namun, kapasitas dermaga pelabuhan idealnya hanya mampu melayani operasional maksimal sekitar 28 kapal setiap harinya.

Jika operator memaksakan seluruh armadanya beroperasi, waktu tunggu sandar kapal justru bertambah. Banyak armada terpaksa mengapung berjam-jam di tengah laut sebelum akhirnya bisa bersandar aman.

Desakan Solusi untuk Antrean Panjang Pelabuhan Ketapang

Situasi buruk ini tentu sangat menekan kondisi finansial para operator kapal. Mereka menanggung risiko operasional yang tinggi tanpa menaikkan tarif selama masa angkutan puncak tersebut.

Oleh karena itu, asosiasi meminta pemerintah pusat dan daerah segera menghadirkan solusi. Pemerintah wajib segera merealisasikan penambahan perluasan infrastruktur dermaga di pelabuhan utama secepat mungkin.

Baca juga  Apel Siaga Pos Lantas Klodran, Polisi dan Lintas Instansi Perkuat Pengamanan Nataru 2025–2026

Kementerian terkait harus segera melakukan evaluasi menyeluruh mengenai sistem manajemen trafik. Jangan menunggu datangnya musim liburan berikutnya untuk mulai membenahi masalah infrastruktur yang vital ini.

Pemerintah wajib mengintegrasikan sistem antarinstansi dengan baik untuk memperbaiki infrastruktur pelabuhan tersebut. Tanpa langkah nyata, antrean panjang Pelabuhan Ketapang akan terus menjadi bom waktu tahunan.

Seluruh pemangku kepentingan sangat berharap kejadian merugikan ini tidak terus berulang. Pemerintah wajib memprioritaskan kelancaran arus distribusi logistik dan mobilitas penumpang demi menjaga stabilitas ekonomi.

Berita Terkait

Truk Patah As Picu Kemacetan di KM 67 Betung
Kemacetan Truk di Bakauheni Capai 2 Km
Korlantas Terapkan One Way Tahap II di Tol Trans Jawa
Kecelakaan Elf di Majalengka Tewaskan 6 Orang
Arus Balik KM 49 Tol Cikampek Padat Merayap
Lalu Lintas KM 47 Arah Cikampek Padat Merayap
Arus Mudik Lebaran 2026 Padat di Tol KM 36 Arah Cikampek
Lalu Lintas Pangkalan Kasai Indragiri Hulu Terpantau Ramai Lancar

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:07

Antrean Panjang Pelabuhan Ketapang Bikin Sopir Logistik Rugi Besar

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:06

Truk Patah As Picu Kemacetan di KM 67 Betung

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:34

Kemacetan Truk di Bakauheni Capai 2 Km

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:09

Korlantas Terapkan One Way Tahap II di Tol Trans Jawa

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:46

Kecelakaan Elf di Majalengka Tewaskan 6 Orang

Berita Terbaru

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Antrean Panjang Pelabuhan Ketapang Bikin Sopir Logistik Rugi Besar

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:07

Kemacetan panjang terjadi di KM 67 Betung akibat truk patah as di jalur Palembang–Jambi. Arus balik Lebaran 2026 tersendat, sementara pengendara yang mendahului memperparah kondisi. Petugas kepolisian sigap turun tangan mengatur lalu lintas agar kembali lancar.

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Truk Patah As Picu Kemacetan di KM 67 Betung

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:06

Kemacetan panjang kendaraan logistik menuju Pelabuhan Bakauheni mencapai sekitar 2 kilometer. Ribuan truk tertahan berjam-jam, menyebabkan antrean padat dan menghambat distribusi barang serta aktivitas transportasi di jalur utama tersebut.

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Kemacetan Truk di Bakauheni Capai 2 Km

Sabtu, 28 Mar 2026 - 06:34

Penerapan one way tahap II di Tol Trans Jawa resmi dibuka untuk mengurai lonjakan arus balik Lebaran 2026. Korlantas Polri memprioritaskan kendaraan menuju Jakarta agar perjalanan lebih lancar, aman, dan terkendali di tengah meningkatnya volume lalu lintas.

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Korlantas Terapkan One Way Tahap II di Tol Trans Jawa

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:09

Ilustrasi ini menekankan pentingnya pengecekan minyak rem secara berkala untuk menjaga performa pengereman tetap optimal. Cairan rem yang berkualitas dan tidak tercampur kotoran mampu mencegah risiko rem blong saat berkendara. Pengemudi perlu memastikan kondisi minyak rem selalu dalam batas aman serta menggantinya tepat waktu demi keselamatan di jalan raya.

EDUKASI & PEMBINAAN

Perbedaan Rem DOT 3 dan DOT 4, Jangan Sampai Salah Pilih!

Jumat, 27 Mar 2026 - 22:29