Tim SAR Muncar Evakuasi 25 Korban Kapal Terbakar KM Anugrah Indah 18 di Perairan Selatan Lombok

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SISKOMPN.COM JATIM | Banyuwangi, 11 Oktober 2025 – Tim SAR Muncar yang terdiri dari Posal Muncar, Polairud Muncar, dan Unit Syahbandar Muncar bergerak cepat mengevakuasi korban kecelakaan laut kapal KM Anugrah Indah 18 di perairan selatan Lombok. Tim berhasil menyelamatkan 25 korban, termasuk satu korban meninggal dunia, tujuh luka berat, dan tujuh belas selamat.

Korban dan Identitas Kapten Kapal

Korban meninggal bernama Kasudi (47 tahun), warga Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. Ia bekerja sebagai nelayan dan tewas setelah mengalami luka berat akibat ledakan di ruang mesin.

Tujuh korban lain mengalami luka bakar dan langsung menerima perawatan medis di RSUD Blambangan Banyuwangi. Mereka adalah Wawan, Misbahul, Riki, Jamal, Anto, Sumanto, dan Zeni.

Sementara itu, Kaeran (57 tahun), kapten kapal asal Batang, selamat dalam kejadian ini. Ia menjadi saksi utama dan memimpin penyelamatan para awak kapal di tengah laut sebelum bantuan datang.

Evakuasi Cepat di Tengah Laut

Pada pukul 09.00 WIB, tim SAR menerima laporan dari nelayan tentang kapal yang terbakar di perairan selatan Lombok. Mendengar kabar itu, tim segera menyiapkan kapal ojekan untuk menemui KM Viktori Makmur, kapal yang membawa para korban menuju Banyuwangi.

Pukul 10.00 WIB, tim tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi satu korban meninggal serta tujuh korban luka berat ke dermaga UPT PPP Muncar. Selanjutnya, ambulans dari Dinas Kesehatan dan tiga puskesmas segera mengangkut korban ke rumah sakit.

Baca juga  SISKOM-PN Riau Imbau Kewaspadaan Pengemudi di Jalur Lintas Timur

Beberapa saat kemudian, tepat pukul 11.15 WIB, tim kembali menjemput tujuh belas korban selamat dari kapal penolong dan mengantar mereka dengan selamat ke darat.

Kronologi Kebakaran Kapal dan Penanganan Lanjutan

Menurut keterangan Kapten Kaeran, pada Rabu, 8 Oktober 2025 pukul 10.00 WITA, mesin kapal mengalami gangguan di koordinat 11°07’57” LS dan 118°06’67” BT. Awak kapal segera memperbaiki mesin dengan membongkar dan membersihkan bagian mesin.

Namun, setelah proses perbaikan selesai, asap tebal muncul dari ruang mesin. Beberapa saat kemudian, ledakan besar terjadi dan api menyambar seluruh bagian buritan kapal. Karena itu, para awak segera mengevakuasi diri dan menolong korban lain yang terluka.

Pada Kamis pagi, KM Viktori Makmur melihat kapal tersebut di laut selatan Lombok dan langsung menolong seluruh ABK. Setelah itu, mereka berlayar menuju Pelabuhan UPT PPP Muncar untuk menyerahkan korban ke tim penyelamat.

Baca juga  Banjir Semarang Lumpuhkan Pantura, TNI dan Polsek Genuk Bahu-Membahu Evakuasi Warga

Evakuasi melibatkan berbagai unsur gabungan, yaitu Sertu Bek Paijo (Posal Muncar), Bripka I Wayan Wardhana dan Bripka Waluyo (Polairud Muncar), Ahmad Jaenuri (Syahbandar Muncar), serta masyarakat nelayan setempat. Ambulans dari Diskes Banyuwangi membawa korban meninggal, sedangkan ambulans dari Kedungrejo, Tembokrejo, dan Sumberberas mengantar tujuh korban luka berat.

Kapten kapal dan enam belas awak lainnya kemudian menuju Polairud Banyuwangi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, TNI AL bersama instansi terkait masih mengumpulkan data lengkap awak kapal dan menyelidiki penyebab pasti ledakan mesin yang memicu kebakaran tersebut.

Penulis : Wiji Haryanto PI-B16BAA

Editor : Admin

Sumber Berita : TNI AL

Berita Terkait

Banjir Jatiuwung Tangerang Masih Menggenang, Warga Diminta Waspada
Hujan Deras Picu Banjir di Jatiuwung Tangerang, Arus Lalu Lintas Macet Total
Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Pantura Batang, Lalu Lintas Lumpuh Total
Pantauan Udara: Kawasan Legian Terendam Banjir
Longsor 400 Meter di Banyusari Karawang, Pengemudi Kendaraan Besar Diminta Hindari Jalur
Banjir Bandang Terjang Purbalingga Utara Akibat Hujan Deras Semalaman
Update Terbaru BNPB: 780 Orang Meninggal Dunia, 564 Hilang Akibat Bencana Aceh–Sumatera
Lolos dari Maut, Helikopter BNPB Mendarat Darurat di Tepi Sungai Sihaporas

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:03

Banjir Jatiuwung Tangerang Masih Menggenang, Warga Diminta Waspada

Senin, 9 Maret 2026 - 23:35

Hujan Deras Picu Banjir di Jatiuwung Tangerang, Arus Lalu Lintas Macet Total

Rabu, 4 Maret 2026 - 03:54

Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Pantura Batang, Lalu Lintas Lumpuh Total

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:12

Pantauan Udara: Kawasan Legian Terendam Banjir

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:33

Longsor 400 Meter di Banyusari Karawang, Pengemudi Kendaraan Besar Diminta Hindari Jalur

Berita Terbaru

Suasana kebersamaan terlihat saat anggota SISKOM-PN Sukoharjo membagikan takjil kepada pengguna jalan. Antusiasme masyarakat menunjukkan apresiasi terhadap kegiatan sosial yang dilakukan organisasi. (Dok. SISKOMPN.COM)

SOSIAL & KEMANUSIAAN

SISKOM-PN Sukoharjo Berbagi Takjil di Bulakharjo

Rabu, 18 Mar 2026 - 20:52

Orari Lokal Cirebon

KEMITRAAN ORGANISASI

Orari Lokal Cirebon Turut Berpartisipasi Pantau Arus Mudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Mar 2026 - 19:19

SISKOMPN.COM – Rabu, 18 Maret 2026 pukul 16.00 WIB, Arus lalu lintas di wilayah Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau terpantau ramai lancar. Kondisi ini dilaporkan langsung oleh Dedi Natario Putra selaku Ketua SISKOM-PN Kabupaten Indragiri Hulu.

LALU LINTAS & JALAN RAYA

Lalu Lintas Pangkalan Kasai Indragiri Hulu Terpantau Ramai Lancar

Rabu, 18 Mar 2026 - 17:35

Kondisi arus lalu lintas di jalur utama Kota Cirebon tampak padat oleh kendaraan roda dua dan roda empat, Selasa (17/3/2026). Terlihat posko dan spanduk komunikasi lokal turut berdiri di pinggir jalan sebagai bagian dari dukungan pengaturan arus kendaraan. Kepadatan terjadi akibat meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Dok. SISKOMPN.COM)

LALU LINTAS & JALAN RAYA

ORARI Cirebon Aktif Dukung Arus Mudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Mar 2026 - 15:32